PUISI : BILA BUKAN NAMAMU ITU BUKANLAH CINTA

 

 

CINTA DALAM SEBUAH NAMA

 

Panjang masa ketika aku hanyalah langkah yang menapak padang gersang

Merangkai kisah, lalu ditinggal jejak yang tak lagi milik kita

Hingga salah yang lelah bisikkan tanya

Apalah arti sebuah nama dalam satu cerita cinta ?

 

Kelu-ku bisu suarakan diam

Tenggelam didalam letih memerih

Lalu sejuk angin puisikan syair cinta MU yang lama kusimpan tak terbaca

Menjawab tanya yang kini kugemakan hanya untuk MU

 

Aku tak akan pernah merangkai cantiknya bahagia

Dari ribuan duri yang berulang mengoyak hati

Hingga mewujudlah wangi cinta

Yang kini dan selamanya hanya kusebut dia dengan nama MU

 

Bagiku

Bila bukan nama MU itu bukanlah CINTA

 

puisi cinta dalam nama MU

Advertisements

Menjadi PINTAR Tak Mampu ; Berpura-pura TAK DUNGU pun Gagal

SI DUNGU YANG GAGAL BERPURA-PURA PINTAR

smart and idiot.png

KUALITAS – SI PEMBEDA DUNGU DAN PINTAR

Dalam bidang apapun, “Kualitas” adalah mutlak dibutuhkan untuk dapat memerankan atau mengerjakan atau melakukan sesuatu dengan baik.

Kualitas adalah tingkat tinggi rendahnya sesuatu atau baik buruknya sesuatu atau  kadar ; yang kesemuanya didapatkan  sebagai hasil dari proses akumulasi ( pengumpulan atau penghimpunan, dan biasanya dibutuhan perulangan dalam melakukannya untuk sampai kepada kualitas yang diinginkan ). Untuk  dapat mencapai kualitas  dari sesuatu yang dikerjakan / dilakukan / diperankan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui “kualitas syarat” yang dibutuhkan.

Kualitas syarat adalah segala sesuatu yang harus dilakukan dan dengan cara apa melakukannya untuk dapat mencapai suatu tingkatan kualitas.  Kualitas syarat lah yang dapat mengantarkan kita mencapai tingkatan-tingkatan kualitas tersebut. Dengan demikian bisa kita fahami bahwa untuk mencapai kualitas yang tinggi dan untuk terus mempertinggi sebuah kualitas ( telah sampai menjadi bagian sifat atau telah berpadu dengan kita ) maka proses pengumpulan dan penghimpunan  menggunakan kualitas syarat tentu harus dilakukan secara terus menerus.

Kita gunakakan perandaian berikut untuk memahami pemaparan diatas, Bila : ES ditetapkan sebagai kualitas rendah ; AIR MENDIDIH ditetapkan sebagai kualitas yang lebih tinggi ; SUHU adalah kualitas syaratnya, maka untuk menghasilkan kualitas yang tinggi, yaitu air yang mendidih, dibutuhkan akumulasi dari kualitas syarat ( menjaga panas yang ideal secara terus-menerus sehingga meningkatkan suhu ), dalam contoh ini dikatakan ” untuk merubah Es menjadi Air yang Mendidih maka dibutuhkan akumulasi Suhu dengan cara memanaskan Es dalam suatu tempat tertentu diatas atas api secara terus-menerus “.

Contoh lainnya, bila : DUNGU ditetapkan sebagai kualitas rendah ; PINTAR ditetapkan sebagai kualitas yang lebih tinggi ;  maka yang menjadi kualitas syaratnya adalah ILMU PENGETAHUAN ( belajar terus menerus sehingga meningkatkan ilmu pengetahuan ), dalam contoh ini dikatakan ” untuk merubah orang Dungu menjadi Orang Pintar maka dibutuhkan akumulasi Ilmu Pengetahuan dengan cara belajar terus menerus “

MUNGKIN SAJA SESUATU BISA DITIRU TAPI KUALITASNYA TIDAK DAPAT DIPALSUKAN

Mengapa Kualitas begitu penting ? jawabannya adalah : karena apapun yang sedang kita lakukan atau kerjakan sering kali dihadapkan pada “penilaian” atau memacing sebuah penilaian, dan ketika sesuatu itu sedang menjalani proses penilaian ( akan diberi nilai ), tentu  saja kita akan berhadapan dengan si penilai dan tentu saja kita sangat berharap mendapatkan nilai yang baik.

Untuk memastikan kelayakan sebuah nilai yang diberikan oleh penilai atau dengan kata lain nilai yang didapatkan oleh orang yang tengah dinilai, maka disini menjadi sangat penting untuk terlebih dahulu kita meletakkan sebuah standar penilaian yang terukur, dapat dipertanggungjawabkan dan objektif untuk menghindari sebuah nilai relatif  atau nisbi atau tidak mutlak yang berpotensi menjadi subjektif.

Harus menjadi pertimbangan utama bagi seseorang yang sedang memerankan atau mengerjakan sesuatu yang akan dinilai atau  berpotensi memancing suatu penilaian untuk juga memprediksi atau mengukur kualitas dari si penilai. hal ini menjadi penting karena nilai yang akan akan muncul atau diberikan  atau didapatkan natinya sesungguhnya adalah hasil  dari “adu kualitas atau membandingkan kualitas” seorang penilai dengan seseorang yang dinilai.

smart vs idiot.jpgDalam kenyataannya sering kali seseorang yang tengah mengerjakan sesuatu dan sedang menghadapi penilaian berada pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk memilih-milih penilai atau berharap akan berhadapan dengan penilai yang kualitasnya berada dibawahnya, sementara untuk mendapatkan nilai yang baik maka adalah wajib bagi seseorang yang dinilai untuk mampu mengesankan, menunjukkan dan meyakinkan  si penilai bahwa dirinya telah menggunakan kualitas yang sama dan setara dengan si penilai dalam mengerjakan atau melakukan atau menampilkan sesuatu yang menjadi objek penilaian saat itu. Bila hal itu gagal dilakukan maka tentunya si penilai tidak akan memberikan nilai baik atau sempurna kepada orang yang mengerjakan sesuatu tersebut dengan kata lain si penilai akan memberikan nilai dibawah sempurna atau baik dengan pilihan, cukup baik, kurang baik, tidak baik, sangat tidak baik, buruk, sangat buruk dan nilai semisal itu lainnya.

Dengan demikian, bagi seseorang yang akan memberikan penilaian adalah mutlak untuk memiliki pemahaman serta penguasaan atas sesuatu yang akan dinilainya dan menguasai standar penilaiannya dengan baik. Hal ini dibutuhkan agar si penilai mampu menghasilkan sebuah nilai yang benar serta dapat menghindarkan kesalahan penilaian dan dapat mencegah / meminimalkan kecurangan yang mungkin dilakukan oleh orang yang sedang dinilai.

Salah satu bentuk kecurangan yang bisa dan sering dilakukan oleh seseorang untuk memanipulasi proses penilaian adalah “berpura-pura mengerti / memahami” atas suatu hal yang dijadikan objek penilaian atas dirinya. Tindakan manipulasi ini dilakukan agar memiliki peluang untuk menutupi ketidakmampuannya atau ketidaksiapannya atau ketidakpenguasaannya atas objek yang sedang dilakukan penilaian atas dirinya dengan tujuan berhasil mendapatkan nilai yang sesuai dengan harapannya / yang diinginkannya.

Sampai disini setidaknya kita memiliki kesadaran bahwa kepura-puraan adalah sangat mungkin terjadi atau justru sedang berlangsung berulang-ulang tepat dihadapan kita dan tentu saja kepuraa-puraan tersebut sangat berpotensi membawa atau memberikan dampak negatif bukan ?

SEPANDAI-PANDAI ORANG DUNGU BERPURA-PURA PINTAR, TETAP DUNGU JUGA

Stupid indonesian blogwalker.jpg

Dari uraian dan analisa singkat serta sederhana diatas, kita akan lanjutkan dengan mengajukan sebuah pertanyaan yang tidak berhadiah sepeda tentunya, pertanyaannya adalah :  “Mampukah seseorang atau sekumpulan orang DUNGU untuk BERPURA-PURA PINTAR ? Ya, sekedar untuk berpura-pura pintar saja, yang saya maksud adalah sebuah kepura-puraan yang dapat menyembunyikan kedunguannya. Tidak perlu benar-benar pintar karena dipastikan orang dungu adalah orang yang malas dan menolak untuk menjadi pintar, sehingga tentu saja mustahil orang seperti ini pintar.

Akan muncul jawaban seperti ini : “TIDAK MUNGKIN BISA” karena berpura-pura adalah tindakan peniruan, pemeranan, pengesanan atau pencitraan dengan tujuan untuk mengelabui / mengalihkan kesan dari kondisi yang sebenarnya sehingga seseorang yang ingin berhasil atau sukses berpura-pura tentang sesuatu sudah harus pernah mengalami sendiri / merasakan sendiri hal yang akan ditirukannya / dicitrakannya atau setidaknya telah dengan sungguh-sungguh berlatih secara mendalam untuk menguasai peran atas suatu objek kepura-puraannya.

Sangat idiot.jpgtidak memungkinkan bagi seseorang yang dungu akan mampu dan sukses berpura-pura pintar karena dia pelum pernah mengalami menjadi pintar atau memiliki pengalaman pernah menjadi pintar sebelumnya karena bila si dungu pernah menjadi pintar sebelumnya maka dia sudah terlepas dari kedunguannya. Selain itu, karena seorang dungu memiliki sifat malas maka tentu dia tidak memiliki kemauan dan kemampuan untuk sungguh-sungguh berlatih secara mendalam untuk menguasai peran atas suatu objek kepura-puraannya.

Logika dari jawaban tadi kemudian diperkuat dengan contoh-contoh berikut :

  • Seorang anak baru akan bisa menjiwai berpura-pura  kepedasan apabila sebelumnya dia pernah merasakan sensasi pedas / mengalami sendiri perasaan kepedasan.
  • Bagaimana mungkin seseorang perempuan yang tidak cantik bisa berpura-pura cantik ? lalu kemudian memiliki rasa percaya diri akan lolos seleksi sebuah kontes ratu kecantikan yang ingin dia ikuti.
  • Apakah berpura-pura tidak terlihat akan benar-benar menjadikan seseorang tidak terlihat apabila pada kenyataannya dia tidak sedang bersembunyi ?
  • Dapatkah seorang murid pemalas dan bodoh lulus dari sebuah ujian sekolah bila ia menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan jawaban yang pura-pura benar ?
  • Seseorang tidak perlu berpura-pura tidak kenal terhadap orang yang memang belum pernah dikenalnya
  • Suatu kemustahilan bagi seseorang yang miskin untuk berpura-pura kaya bukan ? karena dia membutuhkan harta yang memadai dan butuh penguasaan gaya serta kebiasaan orang kaya untuk sukses memerankan keadaan kaya tersebut.

idiot experience.jpgAtau akan muncul juga jawaban berbeda, seperti ini : “Ada kok orang yang bisa berpura-pura menjadi dokter atau polisi”. Atas jawaban ini, kita terpaksa sependapat hanya pada titik bahwa benar ada orang yang dapat meniru seorang dokter atau polisi dengan cara menggunakan pakaian / seragam serta atribut-atribut dalam profesi  kedokteran atau kedinasan polisi … TOBE CONTINUED

 

 

Hagana Ariko – Indonesia, 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2014

Opini di hari Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

 

PUISI : JAKARTA UNDERCOVER

GALAU   DI   J A K A R T A

 

Masa ketika aku bocah kecil

Memikat karena lucu, lugu dan kepolosanku

Dapatkan kehangatan dari tulus cinta serta sanjungan

Cukup dengan pesona apa adanya aku

 

Sampai ketika KALIAN mendandani

Dengan kemewahan dibalut kesekujur tubuhku

Gemerlap yang aku tak tahu dari mana kalian dapatkan

Demi aku terlihat lebih menarik

 

Jangan sampai kilau ku ini

Buramkan wajah saudara dan teman-temanku

Bila untuk membuatku tetap bersinar

Ternyata kalian rampas cahaya mereka

 

Dalam keremajaan aku kalian topengi

Dan gaun mewah sexy menggoda ini harus terus melekat dilekuk tubuhku

Agar aku tetap memikat katamu

 

Aku ingin terlihat apa adanya

Polos dan jujur

Berkisah tentang suka dan duka

Ceritakan derai tawa juga tangis mengisak

Berbagi gemuruh semangat yang terkepung bisunya resah

 

Aku tak ingin menjadi mercu suar

Berdiri menantang diterjalnya karang

Terjebak angin beku

Terperangkap jilatan ombak  mengganas

Aku tak pula ingin seolah selalu melambai menggoda

Dengan gemerlap yang hanya terlihat dari kejauhan

Yang bahkan tak pernah mampu membagi sinar kesekelilingku

 

Bukan topeng dan gaun serta suar ini yang ingin aku pertontonkan pada dunia

Bantulah aku menaggalkannya

Lalu dalam kepolosanku dan keleluasaan gerakku

Bersama saudara dan teman-teman kami akan pecahkan karang yang mengepung disepanjang langkah kaki

Dengan serpihannya kami bangun benteng cantik indah nan kokoh

Yang mampu melindungi kita dari jahilnya angin dan ganasnya ombak

Didalamnya bersama kita hamparkan kebun dan taman

Yang selalu bisa menjadi tempat kita berkumpul

Resapi aman damai sejahtera yang nyata indah

 

 

Hagana Ariko

INTERNET SEHAT SAHABAT PENDIDIKAN KELUARGA HEBAT

Screenshot_2018-08-14 PowerPoint Presentation - MATERI BIMTEK MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL pdf (3).png

RAIH MIMPI KELUARGA HEBAT

Memiliki kehidupan yang menyenangkan tentu menjadi harapan bagi semua orang, melakoni rutinitas keseharian yang dihiasi dengan kegembiraan serta berbagai kemudahan dalam tiap ragam aktifitas. Satu pendefinisian bebas untuk sebuah mimpi ‘Keluarga Hebat‘, boleh saja kita menyebutnya, keluarga yang memiliki kemapanan ekonomi, tempat tinggal yang baik, pemeliharaan kesehatan yang terjamin, alat transportasi dan komunikasi pribadi yang mengikuti standar era kekinian serta berkemampuan menghadirkan pendidikan berkualitas dalam lingkungan belajar terbaik yang diharapkan dapat menghantarkan putra putrinya kejenjang pendidikan tertinggi dan kemudian diikuti dengan kesuksesan dalam berkarir. Mungkin ini menjadi salah satu cara kita memaknai impian keluarga hebat diantara ragam pilihan pemaknaan lainnya.

Mimpi yang ingin diraih seperti yang digambarkan diatas tentu saja tidak salah tapi bisa saja belum lengkap atau mungkin sebaliknya, bagi sebagian besar orang justru menjadi hal yang begitu berat bahkan nyaris mustahil untuk digapai. Karena itu, definisi bebas dari sebuah mimpi ‘Keluarga Hebat’ memiliki ruang yang nyaris tak terbatas untuk dikompromikan agar berkesesuaian dengan kondisi dan situasi  bagi setiap orang.

fact_vs_fake…..tentu saja kebanyakan diantaranya merupakan mimpi yang sangat menggoda sehingga berjaya menjadi mimpi pilihan utama  dalam setiap tingkatan umur pengguna internet terlebih bagi anak-anak dan remaja karena mimpi indah tersebut menawarkan ketenaran dan kekayaan yang seolah mudah dicapai oleh siapa saja. Tak pelak ruang imajinasi mereka yang tergoda dengan mimpi semodel inipun terbius oleh khayalan indah yang mampu menyusup hingga kealam bawah sadarnya, ini telah menjadi sebuah fenomena besar di era kekinian bukan ?

Justru yang menjadi sangat penting adalah memperhatikan hal-hal yang paling mendasar yang harus terus menerus dipersiapkan agar setiap orang memiliki bekal kemampuan yang cukup serta kemampuan menyesuaikan diri dengan tiap situasi dan kondisi yang mungkin dihadapkan kepadanya selama perjalanan meraih mimpi keluarga hebat yang ingin dimiliknya nanti, tentu saja bekal untuk anak-anak tersebut sudah harus mulai dipersiapkan  oleh orang tua serta lingkungan tumbuh kembangnya sejak dini.

Kesempatan serta pilihan yang nanti akan hadir kehadapan kita atas apa yang harus dilakukan dalam proses pembekalan ini tentu saja sangatlah beragam dan berbeda-beda, demikian pula hasil yang mungkin atau dapat kita capai akan beragam pula, namun setidaknya secara universal yang harus sungguh-sungguh kita perjuangkan adalah memastikan bahwa putra putri kita telah memiliki bekal yang cukup dalam bentuk kemauan serta  kemampuan untuk taat beribadah, santun dalam bersikap dan bertingkah laku, juga memiliki kecakapan / keterampilan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan dikehidupannya.

Abdul-Kalam-quotes.jpg

Untuk tujuan itu pula, secara umum demi kesiapan dan kemampuan anak-anak untuk meraih impiannya sebagaimana mimpi keluarga hebat yang kita idamkan, maka orang tua dan lingkungan harus memastikan putra putri kita agar :

  1. Taat beribadah serta memiliki rasa cinta yang mendalam kepada keluarga
  2. Memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang cukup
  3. Memiliki kecakapan / keterampilan hidup termasuk kemampuan memanfaatkan teknologi yang sesuai dengan eranya
  4. Bersikap dan bertingkah laku yang baik serta berbudi pekerti mulia
  5. Memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan dan pergaulannya

HIDUP DALAM KELUARGA YANG MEMBERIKAN PANUTAN TERBAIK BAGI ANAK ERA KEKINIAN

MATERI BIMTEK MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL
Image source : https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Pendidikan efektif terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada putra putrinya adalah dengan memberikan panutan, yaitu terus menerus memberikan contoh dalam kehidupan keseharian dilingkungan keluarga dan pergaulan sosialnya.

Bagi seorang anak, kehidupannya dilingkungan keluarga dapat diumpamakan sebagai lahan yang menjadi media penyemaian pertama dan utama atas bibit yang berupa nilai-nilai yang diharapkan akan tumbuh dan berkembang dengan baik diatas lahan kehidupannya yang kemudian pada akhirnya akan dituai dalam bentuk sebuah kepribadian yang telah matang‘ yang selanjutnya akan dipindahkan ke media tanam yang lebih luas dimana mereka kelak akan melanjutkan kehidupannya di era mereka masing-masing.

Kualitas dari kematangan kepribadian yang dihasilkan oleh tiap keluarga tentu saja akan beragam karena sangat dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya adalah : nilai-nilai yang dipilih sebagai bibit, media dimana nilai-nilai tersebut disemai, pengairan serta cuaca dan iklim disekitar lahan pembibitan, dan yang tak kalah pentingnya adalah pemupukan serta penjagaan dari gangguan yang dapat menurunkan kualitas ‘kepribadian matang’ yang kelak akan dituai.

Dengan demikian, perlu menjadi pertimbangan utama kita pula bahwa Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di era kekinian menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan dengan memperhatikan bahwa model pendidikan untuk seorang anak harus terus  dipastikan telah berkesesuain dengan zamannya, salah satu hal yang sangat layak untuk dipertimbangkan serta mendapatkan perhatian khusus di era kekinian ini adalah pemanfaatan teknologi internet sebagai media dan sarana penunjang utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah serta lingkungan sosial pergaulan mereka.

young-parents-little-children-gadgets-home-beautiful-mother-smart-phone-father-laptop-daugter-tablet-94300313
Image Source : https://www.dreamstime.com

Proses mendidik adalah sebuah rutinitas panjang untuk membentuk kepribadian putra putri kita. Contoh-contoh yang orang tua hadirkan dalam kehidupan kesehariaan disadari atau tidak akan menjadi model pendekatan atau pola asuh terhadap putra putrinya selama proses pembentukan dan pengembangan keperibadian yang kelak akan mereka anut. Dimana kepribadian yang tumbuh ini didalamnya akan mengandung unsur  psikologi, biologis, dan sosiologis yang akan mewarnai perilaku atau tindakannya sebagai seorang individu.

Dengan demikian kita boleh katakan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan dilingkungan keluarga dan lingkungan sosial dimana  mereka berinteraksi, menjadi penentu utama atas nilai-nilai yang dimiliki oleh anak anak mereka. Tentu saja orang tua tidak boleh lupa jika nilai nilai ini pula yang nantinya akan anak-anak gunakan dalam memilih mimpi-mimpinya dan sudah barang tentu nilai-nilai ini pulalah yang akan mereka jadikan sebagai alat bantu menggapai impian-impiannya.

Dari gambaran tersebut mungkin kita bisa bersepakat betapa besar pengaruh ‘panutan’ yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya sehingga orang tua haruslah benar benar memastikan bahwa aktifitas keseharian yang dilakukannnya yang kemudian hari akan pula dianut oleh anak-anaknya telah benar-benar dipilih dari beragam nilai-nilai dengan standar terbaik yang diakui dan berlaku universal yang memberikan rasa aman, nyaman dan menyenangkan untuknya.

Mengutip sebagian tulisan dari situs Sahabat Keluarga Kemendikbud disebutkan bahwa :

Sudah bukan waktunya lagi orang tua menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak-anak ke satuan pendidikan. Sebaliknya, satuan pendidikan juga diharapkan dapat memberdayakan orang tua dan keluarga untuk membangun kemitraan dalam rangka penumbuhan budi pekerti, membangun budaya prestasi, serta memastikan kesehatan dan kebugaran anak.”

INTERNET DAN MIMPI ERA KEKINIAN

Ambition-Is-A-Dream.jpg

Dalam proses tumbuh kembang manusia sejak masa kecilnya hingga mencapai usia dewasa, impian menjadi episode yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian, bahkan mimpi-mimpi tersebut menjadi penghias ditiap sudut ruang kehidupan. Mimpi-mimpi itu pula yang menghadirkan semangat, mengusir kejenuhan dan menghilangkan rasa takut atas hari esok yang akan dijelangnya.

Sejarah mengukirkan kisah tentang begitu banyak kesuksesan yang diraih oleh orang-orang besar seperti Bill Gates, Soichiro Honda, Diego Maradona serta masih banyak lagi orang-orang besar terdahu yang kesemuanya dimulai dari sebuah mimpi, demikian pula sejarah telah mencatat betapa banyak orang yang gagal mewujudkan mimpi-mimpinya. Kegagalan mewujudkan mimpi memang sangat mungkin bahkan kerap kali terjadi. Kemudian muncul pertanyaan, siapa dan hal apa saja yang dapat dianggap sebagai penyebab kegagalan tersebut ?

Jawabannya tentu saja beragam, akan tetapi sesungguhnya keberhasilan ataupun kegagalan mewujudkan mimpi tersebut tidaklah selalu ditentukan oleh mudah atau sulitnya (berat atau ringannya) perjuangan yang harus dilalui untuk menggapai mimpi itu, justru sejak awal keberhasilan atau kegagalan mewujudkan mimpi telah ditentukan pada saat seorang anak memilih mimpi yang ingin diwujudkannya.

commitment-leads-to-action-action-brings-your-dream-closer-action-quote

Kemampuan seorang anak dalam menentukan / memilih mimpinya sangatlah dipengaruhi oleh mimpi-mimpi yang ada dilingkungan keluarga dan pergaulan sosial yang ada disekitarnya, dan hari ini di era kekinian dimana teknologi internet menjadi pilihan utama dalam berkomunikasi dan bertukar informasi, menyebabkan lingkungan sosial tersebut menjadi sangat luas bahkan nyaris tidak mengenal batasan wilayah dan waktu dan menyediakan pilihan mimpi yang sangat beragam pula.

Banyak ragam pilihan mimpi indah yang dihadirkan oleh internet kepada setiap orang sejak awal kehadirannya, tentu saja kebanyakan diantaranya merupakan mimpi yang sangat menggoda sehingga berjaya menjadi mimpi pilihan utama  dalam setiap tingkatan umur pengguna internet terlebih bagi anak-anak dan remaja karena mimpi indah tersebut menawarkan ketenaran dan kekayaan yang seolah mudah dicapai oleh siapa saja. Tak pelak ruang imajinasi mereka yang tergoda dengan mimpi semodel inipun terbius oleh khayalan indah yang mampu menyusup hingga kealam bawah sadarnya, ini telah menjadi sebuah fenomena besar di era kekinian bukan ?

Efek yang kemudian mengikuti fenomena besar ini adalah, ketika banyak diantara mimpi indah yang sangat menggoda tersebut tidaklah dapat dikatakan sebagai mimpi yang baik maupun berkesesuaian dengan kondisi serta situasi ( realita ) pemimpinya, maka tentu saja fenomena ini berpotensi menjadi ‘inang yang telah disusupi oleh parasit-parasit’ yang dapat menimbulkan ‘wabah bencana’ (masalah) yang besar pula.

Karena itu tidaklah berlebihan jika kita memiliki kesadaran bahwa fenomena ini adalah sebuah masalah bersama dan menjadi kewajiban bersama pula untuk menangkalnya bahkan sebisa mungkin dan sesegera mungkin bersama-sama, bahu membahu berjuang mengupayakan lahirnya sebuah solusinya yang mampu menyelesaikan permasalahan besar tersebut.

Hari ini di era kekinian ini, telah nyata-nyata kita semua sudah digiring hingga ketitik mimpi yang sangat berpotensi memiliki masalah besar, karena itu pilihan  yang kita miliki adalah : alih-alih ikut serta meramaikan ajang demam mimpi indah yang ‘tidak baik’ dan mabuk terbius didalamnya  direntang masa yang tak dapat dipastikan kapan akan berakhir, justru orang tua dilingkungan keluarga sebagai pribadi yang telah lebih dahulu matang selayaknya bahkan mungkin lebih tepat untuk dikatakan  seharusnya mampu mengambil peran utama dalam menangkal efek negatif yang dibawa oleh fenomena besar mimpi indah ala era kekinian yang dihadirkan oleh teknologi internet, kemudia bersegera masuk kedalam barisan para pejuang yang tengah aktif mengupayakan kelahiran sebuah solusinya yang diharapkan kelak atau sesegera mungkin dapat menjadi jalan keluar dari permasalahan besar yang sedang kita hadapi, hal ini sangat layak dilakukan dan diperjuangkan dalam kehidupan keluarga dimana didalamnya terdapat putra putri yang kita harapkan akan memiliki kehidupan yang baik selama mereka berada dalam asuhan kita hingga masa kemandiriannya nanti.

Hal termudah yang dapat dilakukan orang tua tanpa penundaan sebagai reaksi menyikapi fenomena besar mimpi indah ala era kekinian ini adalah dengan memberikan contoh, bimbingan serta pendampingan yang intensif kepada putra putrinya dengan penuh perhatian, kesabaran dan kesungguh-sungguhan  saat melakukan aktifitas berkomunikasi, bersosialisasi dan bertukar informasi yang memanfaatkan teknologi internet sebagai bagian dari gerakan yang dapat disebut dengan  Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di era kekinian.

Diharapkan, hasil yang akan terlihat dari upaya yang telah dilakukan orang tua seperti yang digambarkan diatas adalah; pada akhirnya putra putri kita memiliki kemampuan untuk mendefinisikan dengan benar tentang sebuah mimpi yang baik, sehingga mimpi

i-just-want-to-be-myself-and-go-for-my-own-dreams-and-goals-quote-1

tersebut layak untuk dijadikan pilihan dan layak pula untuk diperjuangkan.

Bersamaan dengan itu anak-anak telah memiliki kemampuan yang baik untuk merespon dan beradaptasi ketika dihadapkan dengan kesulitan-kesulitan serta tantangan dalam perjalanannya meraih mimpi tersebut.

image2.jpg

Seterusnya, anak anak juga memiliki kemampuan untuk memanfaatkan serta  memaksimalkan  setiap peluang dan kesempatan yang datang selama perjalanannya menggapai mimpi dan tentu saja anak-anak telah memiliki kemampuan untuk berdamai dengan diri sendiri saat mengalami kegagalan mewujudkan mimpinya.

PELIBATAN KELUARGA PADA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI ERA KEKINIAN

“Orang tua haruslah benar-benar memastikan bahwa aktifitas keseharian yang dilakukannnya yang kemudian hari akan pula dianut oleh anak-anaknya telah benar-benar dipilih dari beragam nilai-nilai dengan standar terbaik yang diakui dan berlaku  universal.”

Orang tua harus sepenuhnya menyadari bahwa untuk mendapatkan manfaat terbaik dari penggunaan teknologi internet yang saat ini menjadi media populer pilihan untuk berkomunikasi, bersosialisasi, mendapatkan dan membagikan informasi, maka seluruh anggota keluarga harus memiliki kemampuan untuk membuat pilihan dan bersikap cerdas saat mengakses internet.

Dihadapan anak-anak, orang tua harus secara nyata menjadikan dirinya sebagai panutan yang baik dalam aktifitas  berinternet dengan cara mencontohkan aktifitas-aktifitas berinternet yang bermanfaat, menyenangkan dan bertanggung jawab.

Itu berati orang tua harus memahami dan menerapkan konsep Digital Citizenship yang mengharapkan agar tiap individu yang berinteraksi di dunia maya melalui jejaring internet untuk memiliki kemampuan mengelola dan memonitor perilaku saat mengakses internet dengan memperhatikan aspek manfaat, keamanan, etika, norma serta budaya.

Diharapkan pemahaman serta penerapan konsep digital citizenship tersebut dapat pula ditularkan kepada anak-anak sehingga pada akhirnya anak-anak pun memiliki kemampuan untuk melakukan hal yang serupa saat menjelajahi dunia maya ini.

Melampaui semua itu, akan menjadi nilai tambah dan dapat memancing peran serta aktif anak-anak secara sukarela dan penuh semangat untuk ikut mempraktekkan konsep berinternet seperti yang orang tua ajarkan kepada mereka, apabila dalam aktifitas keseharian dilingkungan keluarga, anak-anak ini mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman-pengalaman yang sangat menarik juga bermanfaat yang dibagikan langsung oleh orang tua mereka sebagai pembuktian dari orang tua bahwa aktifitas berinternet yang baik dan bertanggung jawab akan sangat menyenangkan sekaligus menghadirkan manfaat yang luar biasa mengagumkan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa pengalaman yang dibagikan langsung oleh orang tua kepada anak-anak yang sangat mungkin mendapatkan pengakuan dari mereka sebagai pengalaman yang istimewa yang mengispirasi diantaranya adalah ketika orang tua :

  • Mampu membantu mencarikan atau memberikan solusi terbaik atas permasalah yang dihadapi anak-anaknya

  • Memiliki keterampilan untuk mendampingi aktivitas belajar mereka dan dapat memberikan jawaban yang benar atas pertanyaan-pertanyaan umum yang mereka ajukan

  • Mampu menciptakan atau menghadirkan kegiatan kreatif bersama yang menyenangkan

  • Dapat menjadi teman terpercaya dan menyenangkan untuk diajak bicara dan berdiskusi

Bila ternyata ada cukup banyak dari kemampuan yang dimiliki dan dibagikan oleh orang tua seperti beberapa contoh diatas ternyata didapatkan orang tua anak-anak kita dari pengalaman kita sendiri dengan beraktivitas dengan cerdas dan bertanggung jawab memanfaatkan teknologi internet, kira-kira apa yang terbersit didalam fikiran mereka ?  🙂

ornament-archaic

TIPS HEBAT BERINTERNET

Agar internet menjadi sarana yang aman, menyenangkan serta memberikan manfaat yang baik, beberapa tips berikut dapat orang tua lakukan serta ajarkan kepada putra putrinya untuk mereka ingat dan gunakan ketika menggunakan jaringan internet sebagai media komunikasi, bertukar informasi maupun bersosialisasi :

BERINTERNET DENGAN CERDAS

Informasi yang baik dan buruk menyebar dengan cepat secara online dan anak-anak sering kali terpancing untuk ikut-ikutan, sehingga sangat rentan terjebak kedalam situasi yang tidak menyenangkan yang memiliki konsekuensi buruk bagi dirinya. Untuk itu orang tua sebaiknya :

  • Mengajarkan kepada anak-anak cara yang benar dan aman ketika berbagi informasi kepada orang yang mereka kenal dan yang tidak dikenal.
  • Memastikan anak anak untuk berinteraksi secara bertanggung jawab
  • Mengingatkan bahwa aturan berkomunikasi online sama seperti halnya dengan aturan berkomunikasi tatap muka
  • Mengajarkan prinsip ; jika sesuatu hal tidak benar untuk dikatakan/didengar/dilihat dalam komunikasi atau interaksi tatap muka maka hal tersebut tidak benar pula untuk diposting.
  • Siapkan panduan tentang jenis komunikasi apasaja yang pantas dan tidak pantas saat berinternet.
  • Ajarkan kepada anak-anak untuk tetap menjaga data pribadi tentang keluarga dan teman-teman secara rahasia (tidak disebarka / dapat dibaca di berbagai media sosial yang mereka miliki / gunakan)

BEREINTERNET DENGAN AMAN DAN MENJADI DIRI SENDIRI

Anak-anak harus diajarkan agar tidak berusaha menjadi orang lain yang bukan diri dan menjadi sangat penting pula untuk memberikan kesadaran kepada anak-anak bahwa  di dunia nyata, orang serta keadaan yang sebenarnya  sangatlah mungkin tidak selalu seperti yang terlihat dimedia online. Karena itu Kemampuan mencermati antara apa yang nyata dan yang palsu saat online adalah hal yang harus anak-anak miliki untuk menjamin agar mereka tetap aman didunia nyata.

Ajarkan kepada-anak-anak tanda-tanda potensi scam ( kecurangan, penipuan, manipulasi ) yang mengintai mereka saat online misalnya, sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah apalagi gratis rasanya terlalu berlebihan untuk menjadi kenyataan, sehingga kemungkinan besar tawaran itu adalah bagian dari scam.

Pertukaran yang yang aman justru tidak boleh melibatkan pemberian informasi pribadi apa pun, anak-anak harus dibekali kemampuan untuk selalu waspada dan berpikir kritis serta mempercayai intuisinya ketika sedang online. Mereka harus mengenal sehingga memiliki kemampuan untuk mewaspadai berbagai bentuk upaya pencurian informasi / phishing yang sering kali berkamuflase dalam bentuk tampilan yang resmi dan terpercaya.

BERINTERNET UNTUK BERBAGI KEBAIKAN

Internet adalah media yang sangat produktif untuk digunakan menyebarkan hal-hal  positif maupun negatif. Untuk itu anak-anak harus sudah dibekali dan mampu menerapkan konsep “perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan” dalam kegiatan mereka secara online, hal ini akan memberikan dampak positif bagi dirinya sendiri serta orang lain sekaligus dapat mencegahnya dari melakukan tindakan atau menjadi korban penindasan ( bullying ) dimedia online. Bila konsep ini telah mengakar dengan kuat secara luas diantara anak-anak pengguna internet, tentu saja dapat mengurangi kasus-kasun penindasan secara signifikan.

Beberap sikap maupun tindakan yang dapat anak-anak lakukan bila mereka telah diajarkan dan memahami konsep ini, diantaranya adalah :

  • Mereka akan menggunakan internet untuk menyebarkan positif.     
  • Mereka memiliki kesadaran untuk tidak ikut menyebarkan pesan berbahaya atau pesan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
  • Mereka akan menghormati dan dapat menerima dengan bijak yang ada.
  • Mereka memiliki kemampuan untuk membatasi perilaku kasar atau tidak pantas secara online.
  • Mereka akan merasa bersenmangat untuk turut memberikan dukungan kepada orang-orang yang menjadi korban penindasan ( bullying ).
  • Mereka akan memiliki keberanian untuk menunjukkan penentangan dan melaporkan penindasan online.

BERINTERNET DENGAN NYAMAN DAN PERCAYA DIRI

Harus dapat orang tua ciptakan  dan ditanamkan kepada anak-anak dalam setiap kegiatan interaksi online putra putri mereka adalah : Ketika anak-anak menemukan sesuatu yang menimbulkan keraguan atau pertanyaan, mereka harus merasa nyaman berbicara dengan orang tua atau orang dewasa yang dipercaya. Orang tua dewasa dapat mendorong perilaku ini dengan membina komunikasi terbuka.

i don't need google , i have teenagers

#sahabatkeluarga

IDOLA itu bernama Ayah & Bunda

an Indonesian Blogwalker mencari IDOLA.

idol

Selayaknyalah kita semua, khususnya generasi muda untuk menjadikan Ayah Bunda sebagai salah satu  Panutan / Idol.

Memilih Idol yang tepat akan sangat berpengaruh pada pembentukan alur cerita masa depan kita yang kemudian akan kita warisi kisahnya kepada generasi setelah kita 🙂 Continue reading IDOLA itu bernama Ayah & Bunda

KISAH & CERITA RAHASIA KOTA JAKARTA

[ GORGEOUS INDONESIA – Jakarta Oh Djakarta ]



RAHASIA KOTA JAKARTA

 

KISAH & CERITA RAHASIA MISTERI DARI KOTA JAKARTA - Kami Dari Semua : IndonesiAn Blogwalker
Credit to Scotty Graham  : Jakarta Blue Sky

Dua buah foto ‘Birunya Kota Jakarta’ yang sedang kita nikmati pada halaman ini saya dapatkan beberapa minggu yang lalu lewat sebuah e-mail yang dikirimkan seorang teman.  Scotty Graham, adalah salah seorang teman yang mengagumkan karena Multi Talenta dengan banyak Aktifitas Kreatif yang dilakoninya. Seorang Guru dan juga Photographer handal bahkan untuk urusan menerbangkan Helicopter kita dapat percayakan padanya. Belum cukup sampai disitu, bila ada diantara kita yang memiliki kegemaran menikmati indahnya alam bawah laut, mungkin sesekali waktu dapat menyelam bersamanya, ya  Scooty  adalah seorang SCUBA Instructor yang sangat menyukai keindahan alam bawah laut. Beberapa sisi aktifitasnya yang menarik dan menggoda dapat kita nikmati bersama, karena Scotty membagikan kisah petualangan kreatifnya kepada kita melalui sebuah Blog yang dia kelola :
LAST FLIGHT OUT P H O T O G R A P H Y .

BUKAN RAHASIA bila ada sebuah episode cerita yang terjadi di KOTA JAKARTA pada awalnya terasa Sangat Panas sampai membuat kita sempat berfikir ( *SANGAT BERHARAP ) bahwa cerita tersebut akan mampu membakar “Surga bernama Belantara Kebobrokan” hingga “Para Begal dan Perompak” yang bertahta didalam Surga Belanta Kebobrokan  turut terusir atau musnah terbakar ( orang-orang ini sering kali menggunakan Topeng Kelemah Lembutan & Kepedulian untuk menyembunyikan Keganasan mereka ), TERNYATA selalu berakhir dengan KENYATAAN bahwa semua drama panas itu lambat laun mulai menguap kemudian lenyap !!!

Continue reading KISAH & CERITA RAHASIA KOTA JAKARTA

PUISI : SANG MATAHARI – Sahabat Sejati Yang Pergi Untuk Pulang Tak Kembali

Puisi Untuk Sang Matahari  |  Menyusul do’a yang telah kupanjatkan, iringi SAHABAT SEJATI Yang Pergi Untuk Pulang

 

SANG MATAHARI

 

Sahabat sejati akan selalu ingatkan “tak perlu mengulang untuk keliru..!”

Lewat kenangan yang berkisah tentang dulu

Ketika satu atau berkali waktu dia kirimkan kado marah cinta

Disampulnya dengan canda, tangis atau serapah

Tiap kali aku melangkah salah

 

Sahabat sejati akan   tetap dengan kencang mendera

Kepada mimpi-mimpi yang menjaga kita tak terjaga

Kepada ke-engganan yang menjajah gairah

Kepada semangat yang tak lagi berpeluh keringat

 

Karena sahabat sejati tak akan pernah rela hati

Bila kita gadaikan janji dan tiada lagi berlari !!!

 

   Sahabat sejati tetaplah Sang Matahari

   Bahkan saat dia   meredup lalu pergi

   Meski senja miliknya  belum lagi menghampiri

 

Padaku dia titipkan cahayanyalewat lirih bisik

“Sungguh… ‘kau bisa mewujud Purnama’ “

January, 29

 

 

Kaulah Yang Membuatku Berpuisi  Wahai  Sang Matahari  ‘Sahabat Sejati Yang Pergi Untuk Berpulang’

 Sahabat Sejati tak pernah benar-benar pergi. Dia ingin  kita selalu mampu  berdiri tegak dan berteriak lantang !
” Tak akan pernah aku berhenti memacu lari… hingga nanti kupadamkan kesombongan kota ini dengan derasnya peluhku yang telah mewujud JANJI ”

 

Continue reading PUISI : SANG MATAHARI – Sahabat Sejati Yang Pergi Untuk Pulang Tak Kembali

Tak Akan Pernah Sama [ Cara Terindah Membalas Cinta Ayah Bunda ? ]

Indonesia Blogwalker dalam Aktifitas Kreatif  Blogwalking  mencari Cara Terindah Untuk Membalas Cinta Ayah Bunda.

Menuliskan ini setelah beberapa minggu terakhir mengikuti berita mengenai Penyakit Musiman yang selalu mengintai kita dan dapat kapan saja menyerang tanpa aba-aba di musim penghujan ini. Sekarang ini saya tidak ( belum ) bercerita tentang Penyakit musiman itu sendiri 🙂 , tapi sedikit berbagi tentang rasa yang menelusup jauh kedasar hati saat mendengar dan melihat Keluarga, Saudara, Sahabat atau  Teman  kita yang sedang menderita sakit… terlebih bila yang sedang jatuh sakit adalah Ayah atau Bunda yang Sangat Mencintai Kita ( Mudah-mudahan  Seharusnya kitapun Sangat Mencintai Mereka ).

Saat Ayah & Bunda sakit, saya selalu bersedih …
Bersedih karena tidak akan pernah bisa memberikan hal sama apalagi lebih baik dari yang pernah Mereka lakukan disaat sakitku dimasa kecil dan kanak-kanak.

Dalam sakitku hanya Tenang dan Damai yang (makin) terasa karena Belai Lembut, Dekap Hangat dan Bujukan Ayah Bunda tak putus mengaliri jiwa saat Mereka tenangkan aku dalam gendongannya .

Ah… betapa saat sakitku menjadi kenangan Teramat Indah karena Cinta-mu Ayah Bunda. ( Rindu aku saat Kau gendong untuk curahkan Kasih dan Cintamu dalam sehat dan sakit ku … sesuatu yang (mungkin) tak pernah kami lakukan untukmu )

~

Lanjutkan menelusuri Cinta ini…

Maafkan, Aku Memang Tidak Bisa Setia

maafkan aku tidak setia.jpg

CURHAT  malam dari  Indonesian Blogwalker

Saya  orang yang  SANGAT TIDAK SETIA !
Ya betul, saya harus jujur bahwa saya sangat tidak setia kepadanya. Tak jarang dia saya acuhkan atau ditinggal sendiri dan merasa kesepian  untuk waktu yang cukup lama.

Bukan sekali saja dia harus pasrah menjalani kesendirian dalam beku dan dinginnya malam, tidak ada riuh gelak tawa maupun aneka jenis pekik dan teriakan membahana untuk aksi-aksinya. Bukan itu saja, ditengah hiruk pikuk kehidupan siang hari dia pasti merasa Kesunyian dalam Keramaian, sementara saya lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama yang lain, petualangan Plus Plus menjadi tempat saya berpaling. Maafkan saya yang sering berpaling dan menghianati TV ( *dibaca : Siaran Televisi )

Biasanya yang Plus-Plus cenderung lebih menggoda kan? ( pilihannya kembali kepada Hati kita, rela tergoda atau tidak he he ). Misalnya komputer Plus sambungan internet adalah ‘sesuatu‘ yang sangat menggoda sampai-sampai mampu memalingkan mata, hati dan fikiran saya dari TV

Sungguh ! saya tidak merasa bersalah dengan ketidak setiaan saya kepadanya, pun jarang sekali menyesali tindakan saya yang terlalu sering mengacuhkan serta menganggapnya tidak ada. Berulang kali penghianatan yang saya lakukan dengan cara berpaling kepada Internet Plus tidaklah membebani hati saya. ( Setidaknya sampai saat ini ) saya belum tersentuh untuk menjadi setia kepada TV.

Lanjutkan membaca…

PUISI : Kesunyian Saat MenCintai Tetaplah KeIndahan Rasa Yang Menyiksa

 

Sekejap walau
Indah pesona wujud-Mu kuasai pandangku
Berjuta … mungkin tak terbilang
Rasa tak terbendung mengalir hadir

Sisakan Gelora satu tanya … permainkan asa
di Kedalaman Cinta kah terjatuh aku ?

Belum usai rangkaian kata…

PUISI : [ walau ] MENTARI TELAH MENJELMAKAN PAGI

indonesian blogwalker beautiful eyes

Bahkan …
Semesta pun gelap gulita saat Kau belum terjaga
Karena
di Indah Mata Mu Sang Cahaya terpenjara

 

( mungkin ini bukan ) a Poem / Puisi , hanya Bait yang Terangkai di Blog Kami dari Semua manaKala Mentari Telah Menjelmakan Pagi” 

 

» Lihat Rangkaian Bait Puisi lainnya pada Blog Kami dari Semua

 

Blogwalking ‘Petualangan’ Sang Indonesian Blogwalker

Di dunia nyata dimana Sang BlogWalker menjalani rutinitas keseharian dengan segudang aktifitas yang menyibukkan, apa yang didapatkannya dalam perjalanan tersebut tak jarang pula dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi olehnya atau oleh orang-orang disekitarnya, atau sekedar membagi kisah perjalanan dan petualangan… “Menebarkan keceriaan, mengharu birukan suasana, menghadirkan gelak tawa”…  sambil menunggu kesempatan melakukan perjalanan berikutnya datang dan berharap akan ada petualang yang tak kalah seru seperti yang  dia dapatkan pada perjalanan-perjalanan sebelumnya.

Adventure - Kami Dari Semua

Aktifitas menikmati Perjalanan Wisata ketempat-tempat yang indah dan menarik diberbagai penjuru dunia pastilah sangat disukai oleh kebanyakan orang. Sementara itu perjalanan wisata dengan cara mengunjungi beberapa Situs Blog atau biasa disebut BLOGWALKING menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Selain menjadi salah satu pilihan cara untuk bersantai mengisi waktu luang, kegiatan ini tak jarang juga membawa manfaat yang cukup berharga bagi mereka yang melakukannya.

[ Ditulis oleh Ariko Kami Dari Semua ] Untuk semua Blogger dan BlogWalker
Lanjutkan membaca…

PUISI : Merangkai Bait untuk ‘SEBUAH KENANGAN’

KEMARIN TENTANG KU  [adalah] TENTANG MU ESOK


Menengok waktu yang lampau
Mengulang saat terkenang
Tergambar cerminan ke-khas-an Seorang Puteri

Ada Bayu lembut menghembus
Ada gelap pekat melekat
Ada degup berpacu didiriku
Saat kutonton Indahnya Puteriku di ruang mimpi membentang panjang

Belum lagi usai…

Berikan Saja Yang Terbaik

Artikel : Aktivitas Kreatif pada Blog Kami Dari Semua – Indonesian Blogwalker

Sebuah komentar di Blog seorang teman yang berprofesi sebagai Fotografer :
” Wow, foto yang Anda hasilkan keren sekali, apa perangkat lunak yang membantu Anda membuat foto-foto yang Anda ambil jadi keren seperti ini ? “

Anda da Bridge, Shoreditch, E2
Image by Ewan-M via Flickr

Sulit untuk mendapatkan ‘makna sesungguhnya’ dari pesan yang dia baca, itulah yang ada dibenak teman tersebut. Sungguh sebuah pujian kah ? atau hanya sindiran. Karena seperti kebanyakan orang tahu, saat ini begitu banyak kemudahan yang disediakan oleh teknologi pengolah gambar untuk menghasilkan foto-foto yang menakjubkan yang bahkan dapat dihasilkan oleh orang-orang seperti kita yang tidak mengenal fotografi bahkan mungkin tidak pernah mengambil gambar menggunakan kamera.

Bagi seorang fotografer kemampuan menghadirkan gambar-gambar ‘menakjubkan’ melalui kamera kemudian mencetaknya diatas kertas foto atau menampilkannya diatas berbagai media tanpa proses manipulasi menggunakan software pembantu, menjadi salah satu poin penilaian untuk mendapatkan pengakuan keahliaan dibidangnnya.

Lanjutkan membaca…

Indonesian Blogwalker : My ‘unprofessional’ Opinion

 

Kami Dari Semua - Gravatar Ariko & SofiaBy Mutua Matheka on WordPress [ A souvenir from my blogwalking adventure in cyberspace ]

This Posting is an article Indonesian Blogwalker found when exploring the virtual world, an interesting reflection written by Mutua Matheka on WordPress. Based on Mutua’s post, now I’m working on a free translation into Indonesian Language, hopefully be completed soon so we can also read it in Bahasa (Indonesia). But, due to my  Poor English, I apologize for the lack surely you will be found on it later.

Happy reading, keep the spirit and have nice day 
Note : When free translation is completed, Indonesian version of this article will appear when you click on the photo above 

———-OoO———-

Mutua Matheka wrote :
As I write this, sipping on some Mala (fermented milk) and hearing that impossibly long eTv advert that lasts an eternity (possibly longer than the program it comes in between), but that isn’t what I want to talk about today. I have had this post brewing inside of me for a while and I guess it’s about time I wrote it.

Nothing happens when you sit at home. I always make it a point to carry a camera with me at all times…I just shoot at what interests me at that moment.– Elliott Erwitt

Continue reading Indonesian Blogwalker : My ‘unprofessional’ Opinion

Luangkan Waktu Untuk Aktifitas Kreatif

Ariko & Litlle Sofia - Kami Dari Semua Terjemahan Bebas oleh : Ariko D Zaidan




LUANGKAN  WAKTU  UNTUK  AKTIFITAS  KREATIF


LAUNGKAN WAKTU UNTUK AKTIFITAS KREATIF : KAMI DARI SEMUA WORDPRESS BLOG
Saat melakukan aktifitas BlogWalking beberapa waktu yang lalu, saya menemukan sebuah judul tulisan yang menarik perhatian. “Make Time for Creative Action” demikian judul tertera untuk sebuah tulisan yang diposting pada Blog yang dinamai Articulate and Emotion milik Ilse WatsonIlse Watson merangkumkan dan kemudian berbagi dengan pengunjung Blog-nya beberapa ide kreatif yang bersumber dari sebuah artikel yang ditulis oleh Leslie laughs.

Leslie – memiliki beberapa ide yang sangat bagus  tentang bagaimana cara menjadi kreatif serta bagaimana kita ‘mencuri’ sedikit waktu yang kita miliki untuk melakukan hal-hal kreatif.

Continue reading Luangkan Waktu Untuk Aktifitas Kreatif

MUSIM BERJANJI

                                                                                                         Hagana Ariko

 

PUISI : CINTA TERSAYAT BELENGGU

Puisi Cinta dan Rindu ; Puisi Belenggu Cinta
Hagana Ariko

 

CINTA TERSAYAT BELENGGU

 

ASA YANG KUPASUNGKAN HANYA PADA KE ELOKAN MU

BAGAI CAMAR PEKIKKAN HASRAT TIADA BATAS KEPADA CAKRAWALA

BAGAI GANAS OMBAK MEMELUK ERAT BATU KARANG

BAGAI RIAK LEMBUT JILALI BIBIR SANG PANTAI

 

BUKAN..,

SUNGGUH INI BUKAN NAFSU

ADALAH MANIKAM CINTA

TERSAYAT SANG RINDU

Hagana Ariko

 

 

PUISI : PASTI YANG MERAGU

Tidak Setia.jpg

Hagana Ariko

Continue reading PUISI : PASTI YANG MERAGU

There are far better things ahead than any we leave behind

%d bloggers like this: