KAMI DARI SEMUA : IndonesiAn BlogWalker

Blogging… Way I Get Relax a little while Learning     

Kami Dari Semua : Berikan Saja Yang Terbaik


Artikel : Aktivitas Kreatif pada Blog Kami Dari Semua – Indonesian Blogwalker

Sebuah komentar di Blog seorang teman yang berprofesi sebagai Fotografer :
” Wow, foto yang Anda hasilkan keren sekali, apa perangkat lunak yang membantu Anda membuat foto-foto yang Anda ambil jadi keren seperti ini ? “

Anda da Bridge, Shoreditch, E2

Image by Ewan-M via Flickr

Sulit untuk mendapatkan ‘makna sesungguhnya’ dari pesan yang dia baca, itulah yang ada dibenak teman tersebut. Sungguh sebuah pujian kah ? atau hanya sindiran. Karena seperti kebanyakan orang tahu, saat ini begitu banyak kemudahan yang disediakan oleh teknologi pengolah gambar untuk menghasilkan foto-foto yang menakjubkan yang bahkan dapat dihasilkan oleh orang-orang seperti kita yang tidak mengenal fotografi bahkan mungkin tidak pernah mengambil gambar menggunakan kamera.

Bagi seorang fotografer kemampuan menghadirkan gambar-gambar ‘menakjubkan’ melalui kamera kemudian mencetaknya diatas kertas foto atau menampilkannya diatas berbagai media tanpa proses manipulasi menggunakan software pembantu, menjadi salah satu poin penilaian untuk mendapatkan pengakuan keahliaan dibidangnnya.

Sehingga mana kala dalam sebuah pujian ‘terselip’ pertanyaan / pernyataan seperti yang ditemukan dalam pesan diatas, maka pesan itu dapat diartikan berbeda olehnya. Pujian tersebut lebih terasa seperti sindiran baginya, terlebih bila foto yang dihadirkan murni terlahir dari kerja kerasnya untuk mendapatkan objek yang menarik dibarengi dengan keahlian menangkap moment serta keahlian-keahlian teknis lainnya dari seorang fotografer handal.

Memang tak selamanya hasil kerja yang baik selalu mendapatkan pujian dan penghargaan. Selalu akan ada kritik, celaan, komentar ketidakpuasan atau sekedar permintaan untuk sedikit lebih kreatif / menyempurnakan hasil kerja yang bisa membuat kita kehilangan gairah kerja bahkan merasakan kekecewaan.

Sebenarnya perasaan seperti itu tidak perlu hadir bila dalam melaksanakan tiap pekerjaan / aktifitas kita selalu berpegang pada perinsip  ‘Melakukan Yang Terbaik Adalah Penghargaan Yang Tertinggi‘, karena penilai dan pemberi penghargaan yang “paling jujur” atas pekerjaan yang kita lakukan adalah diri kita sendiri. Dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki dalam tiap-tiap pekerjaan berarti kita telah memberikan penghargaan tertinggi kepada diri kita. Dengan demikian, nantinya tiap-tiap pujian tidak menjadi lagu yang me-nina bobok-kan sehingga merasa cukup dan berhenti dari upaya untuk terus meningkatkan mutu pekerjaan juga segala cacian justru akan terdengar bagai genderang penyemangat untuk melakukan pertempuran yang lebih dahsyat sehingga menggapai kemenangan yang gemilang dalam pekerjaan.

        Selamat berkarya

Karena penilai dan pemberi penghargaan yang paling jujur atas pekerjaan yang kita lakukan adalah diri kita sendiri maka ‘Melakukan Yang Terbaik Adalah Penghargaan Yang Tertinggi’

Note :
Bisa jadi kita sudah melakukan beberapa hal yang menghambat untuk mendapatkan ‘Penghargaan’ dalam pekerjaan, bila :

  • Kita berbicara terlalu banyak tetapi terlalu sedikit bekerja
  • Kita terlalu sering membanding-bandingkan pekerjaan yang sedang kita lakukan dengan pekerjaan yang telah diselesaikan orang lain ( menyebabkan keragu-raguan )
  • Kita mengira bahwa hasil yang ‘sempurna’ tetap akan datang walau melaksanakan suatu  pekerjaan tidak dengan sungguh-sungguh
  • Kita terlalu sering mengeluh tentang minimnya peralatan pendukung kerja yang disediakan untuk kita
  • Kita menjadikan uang sebagai inspirator dan tujuan utama  yang menggerakkan kita untuk bekerja dan berkarya. Sehingga loyalitas serta dedikasi kita semata-mata dilandasi oleh ada atau tidaknya uang yang akan didapat dalam melakukan suatu kegiatan.

Tulisan yang berkaitan dengan bacaan diatas dalam Blog Kami Dari Semua 

  1. Luangkan Waktu Untuk Aktifitas Kreatif
  2. Blogwalking – ‘Petualangan’ Sang Blogwalker
  3. Kami Dari Semua : My ‘unprofessional’ Opinion – By Mutua Matheka on WordPress

6 responses to “Kami Dari Semua : Berikan Saja Yang Terbaik

  1. Red November 20, 2011 at 11:13 AM

    tidak ada yang salah dengan point nomer 5. Saya menjadikan itu sebagai motivator utama and it has rewards me very well.

    • Ariko (&) Sofia November 20, 2011 at 11:40 AM

      Hi annunaki..,

      Thanks sudah menyempatkan memberi komentar/koreksi yang melengkapi.

      Pendapat Red benar tidak ada salahnya menjadikan Uang sebagai pe-motivasi… dan tentunya hanya berlaku bagi mereka yang TIDAK menganut ke 4 poin dari 5 poin diatas🙂
      Hal tersebut, (poin 5) tentunya tidak menjadi masalah untuk dijadikan pe-motivasi saat melaksanajan pekerjaan.
      Saya rasa perlu sedikit peng Edit-an kalimat, untuk memperjelas maksud dari poin 5 dan tidak menimbulkan persepsi yang beragam ya he he he🙂

      Thank You very much
      Happy Blogging and Keep Sharing

  2. cantigi November 18, 2011 at 10:03 AM

    hehee… opini bagus.
    saya sendiri suka fotografi sederhana tanpa alat bantu apapun. dan saya menikmati sendiri hasil yg saya dapatkan. orang lainpun bebas berasumsi. jika kebeneran persepsi mereka satu garis dg substansi yg saya dapatkan, ya saya bersyukur. gitu aja, hehee…

    • Ariko (&) Sofia November 20, 2011 at 11:46 AM

      Terima kasih sudah mampir kesini Cantigi,
      Mudah-mudahan selalu bisa berbagi… Berbagi karena tak pernah rugi🙂

      Selalu ada banyak hal menyenangkan yang didapat dari menikmati proses menjalani suatu pekerjaan/aktifitas dan bukan semata berfokus pada bentuk-bentuk penghargaan setelah menyelesaikan pekerjaan itu ya🙂

      Ditunggu Sharing-sharing selanjutnya

  3. Evi November 17, 2011 at 10:32 AM

    Yah setuju, dalam pekerjaan apapun berikan seluruh kemampuan kita kita terhadapnya dan tak usah di gubris kritik orang lain. Jadikan kritis hanya sebagai pemacu semangat bukan untuk meluluh lantakannya.

    • Ariko (&) Sofia November 20, 2011 at 11:49 AM

      OK Mba’ evi …
      Mudah-mudahan kita bisa merespon dengan Positif tiap Kritikan / hal-hal yang kurang menyenangkan yang kita terima saat melakoni suatu pekerjaan.

      Keep Sharing ya Mba’🙂

Your Comment Please, !t's FREE - 免費 - 무료 - ללא תשלום

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s